lari

Lari Lari Nyeker Saya

Lari2 Nyeker Saya.

Nyaman, tak ada secuilpun yg menempel dikaki, yg menghambat udara dan sinar matahari.
Kaki bergerak tak terkekang tali sepatu atau ‘pengikat’ lain yg kadang terlalu kencang tak nyaman atau longgar yg membuat malah mudah lepas ikatannya.


Tak dipusingkan dgn size yg terkadang longgar diawal lari2 jauh dan menyempit diakhirnya.

Continue reading
Standard
asma

Saya dan Asma.

 

Mengacu kepada Asthma Initiative of Michigan( getasthmahelp.org ), asma saya sudah dikategorikan “TAK TERKONTROL”.
Karena jawabannya adalah YA untuk semua pertanyaan dibawah ini:

– apakah asma membuat tidak bisa bekerja/ sekolah?
– Apakah asma membuat tidak bisa berkegiatan olah tubuh/ exercise?
– apakah pernah mendapat layanan gawat darurat karena asma?
– Menggunakan lebih quick relief inhaler( seperti ventolin) lebih dari 2 x dalam seminggu?
– Terbangun tengah malam karena asma lebih dari 2 x dalam sebulan?
– Membutuhkan quick relief inhaler lebih dari 2 x dalam setahun?

Continue reading

Standard

every day is leg day

quotes

Every day is leg day.

Image
design

Otobike( Cycleped) Saya

Idenya adalah, sepeda kota, commuter bergenre mini velo, listrik, lincah dan ringkas. Mudah dinaiki siapa saja. Ibu- ibu ber abaya sekalipun.
Lebih tepatnya, sepeda yang mengundang untuk dinaiki.

TomohonTwelveSizeComparison

Komparasi panjang keseluruhan

RINGKASAN.
Walau pilihan  roda adalah 12 inch, dengan geometri yang sama dengan sepeda ‘normal’, dimana posisi pedal, sadel dan stang sama persis,  rasa sepeda ‘normal’ tetap didapat.
Bonusnya adalah total panjang yang lebih pendek 40cm  dibanding sepeda ‘normal’.

Simpan dimanapun tak lagi sulit dan mudah untuk dibawa- bawa.

Ruang kaki yang tampak sekali ‘kosong’ memudahkan naik dan turun.

Continue reading

Standard
tulisan

Harapan Saya

Yang semula mau saya tulis, “ Tiba- tiba saja, saya memasuki usia KTP seumur- hidup” tentunya tak jadi, karena E-KTP sekarang sudah berlaku seumur- hidup. Untuk semua usia wajib ber KTP. Ternyata.

Jadi saya batal bangga.
Yang masih barangkali,
Saya akan mendapat potongan 20 % untuk tiket kereta- api. Masih satu tahun lagi.
Di kendaraan umum saya berhak atas kursi penumpang lanjut usia. Jika memang ada.
Antrianpun kemungkinan akan mendahulukan saya 😉
Dalam beberapa kumpulan acara bisa jadi menjadi salah- satu yang diminta untuk memimpin doa 😉

Continue reading

Standard
lari

Jangan lari!,nanti..

Sudah pernah lari?
Atau pernah tapi lagi ga suka lari? Jika belum atau pernah tapi lagi ngga, dan sudah cukup happy skrng ini,jangan!
Jadi difikir dulu masak2, jika ada terlintas sedikit saja mau lari atau mau lari lagi.
Sesal kemudian kan repot.
Nanti menyesal karena ternyata lari malah nambah happy.
Nanti menyesal karena lari juga nambah lebih sehat.
Belum lagi nambah fit dan jarang sakit.
Belum lagi nambah kencang badannya.
Parah lagi kalau sampai nambah pede.
Belum lagi ketinggalan kereta, yg lain asyik2 keliatan nambah tua, eh kita ngga.
Jadi jangan ya😊😁

Standard
lari

Niat Lari Tapi Tak Mulai Mulai

Pernah dengar? “Lari jaman sekarang ga lagi murah ya”.
Iya juga kali.
Sepatunya, Jarang yg mau pake lokal. Celananya, apalagi jerseynya jika lagi2 kudu bikinan luar. Belum lagi jam pintarnya, yg bisa bantu ukur segala macam. Dari pace, trek, detak jantung, VO2 max, kalori dan ukur2 apa lagi lainnya, yg saking banyak kebisanya sampe bingung,” eh pacenya brp tadi ya”. Atau beres lari, salah2 pencet, hilang sekian km dapat hah heh hoh. Ga kerekam😊.
Tempat larinya? Pasti tak sekedar sekitaran rumah.

Continue reading

Standard
event

Tambora Challenge

TamboraChallenge2018

Terengah sampai juga dibukitan kecil yang tak seberapa tinggi. Tapi terik matahari Sumbawa tak hanya membuat lemas dan badan yang basah kuyup oleh keringat, tapi juga seolah berlari kepuncak bukit berketinggian ratusan meter.

Sinyal telfon selular yang semakin kecil dan akhirnya hilang membuat saya berlari kearah posisi yang paling tinggi, berharap semoga saja mendapat sinyal.

Agar bisa melanjutkan update posisi terakhir pelari- pelari.
” Siapa saja Kang, yang sudah sampai di check point 1?”.
” Panas atau hujan Kang?” .Dan sekian pertanyaan- pertanyaan lain yang masuk.

Sumbawa barat sudah lewat. Tinggal lagi Sumbawa Besar dan Dompu.

Dengan batas waktu total 72 jam, 50 pelari harus menyelesaikan jarak sejauh 320 km.

Sendiri 320 km atau berdua, relay, masing- masing separuhnya.

Dan separuhnya saja adalah nyaris empat kali full marathon.

320 km trek lari aspal panas disiang hari, angin kering dan kesunyian malam harinya.

Tambora, letusan dahsyat april 203 tahun lalu. Letusan yang mengubur 3 kerajaan dilerengnya, Tambora, Sanggar dan Pekat, beserta seluruh penduduknya.

Tambora, letusan yang menimbulkan Tsunami yang menyapu Jawa Timur sampai Kepulauan Maluku.
Letusan yang membuat musim semi 1815 di langit Eropa berbeda. Adanya hujan disertai badai, yang biasanya tak ditemui ketika akan memasuki musim semi.
Tambora adalah juga 50 pelari yang akan bertekad berlari ultra ratusan kilometer, start di Sumbawa Barat, terus kearah timur dan finish di Doro Ncanga, lereng Tambora.

Tekad yang menunjukan kekaguman akan dahsyatnya kekuatan alam Tambora.

Sampai jumpa di garis start.

Standard
Jalan- jalan

Keluar Kota Pakai/ Bawa Sepeda

Keluar kota dengan transportasi umum( pesawat, bus, travel atau kereta api), sekaligus gowes dari rumah dan ketujuan nantinya masih selalu menjadi ide yg menarik.

Gowes dari rumah ke stasion/ pool/ terminal seringkali tak lebih lambat dibanding pakai ojek/ taxi online. Apalagi saat sampai bisa langsung gowes
Tak mesti tunggu2 lagi transportasi berikutnya.

Ada yang belum pernah? Coba deh😊😁

Ohya, jika pakai kereta api, jangan lupa, sebelum naik ke kereta, hubungi kondektur untuk membantu penempatan penyimpanan sepeda lipat atau non lipat dalam keadaan tak terakit( dimensi maksimal 70x48x30 cm).
#rideandfly

Standard