adventure, cerita, inspiration

Hendra Buitenzorg

6633ultrahwfinish

Hendra Buitenzorg.
saya lupa tepatnya, rasa2nya pertengahan 2010.
Tak berhasil menemuinya di kesempatan pertama, saya sengaja berlari dari Bintaro ke Bogor hanya ingin bertemu beliau, saya ulangi di bulan berikutnya.
Alhamdullillah akhirnya. Setelah menempuh jalur tengkorak Depok, parung, Bogor, sepiring besar kepiting saos padang, udang dan ikan bakar, habis saya lalap bersama beliau. ehem, maksudnya, saat itu saya lebih banyak.
Beberapa bulan berikutnya, beliau ajak saya berlari di Tangkubanparahu.

Batur
Jadi, ini adalah kali pertama saya berlari bersama beliau.
Yang semula saya kira adalah start di Jayagiri, muncak, lantas lanjut muncak Burangrang, ya hampun, menjadi start kota di jalan Sukajadi, naik ke Tahura, Maribaya, Lembang, Masturi, terus kearah barat, Cisarua, muncak Burangrang, turun, cari2 akses ke Tangkubanparahu.
2 jam pun berlalu hanya untuk cari2 jalan kepuncak, dari arah sisi Burangrang.
Mau nangis rasanya.
Sebelumnya saya sudah beberapa kali lari2 jauh. Sendiri.
Berdua? Dan dengan beliau?Ampun, aslinya neraka.

Rinjani
Coba bayangkan.
Setiap ada warung, saya pikir kami akan berhenti minum. Saya ya. Beliau?
Ternyata dia sudah siapkan beberapa lembar 5an ribu, lipat2 kecil.
Setiap ada warung dan perlu minum, cukup simpan lipatan 5an ribunya,ambil botol air kemasannya. Lanjut.
Saya? Sudah ketebak kan?
Hah heh hoh. Duduk dulu. Minum, ngemil,beberapa menit baru lanjut.
Gusti Nu Maha Suci. Kenapa lari trel koq ya tiba2 menjadi sedemikian beratnya ya?
Jadi? Ya iya lah, ketinggalan wae đŸ˜¦
Bagi dia, waktu adalah lari.
Bagi saya mah, ngaso we.
Setelahnya adalah lari2 bersama.
Seolah, jika dia ajak saya tak menolak. Begitupun kebalikannya.
Lari Gunung Nusantara adalah ide beliau.
gagasannya adalah berlari di banyak gunung ditanah- air.
Mulai dari Salak, Gede Pangrango, sampai puncak Cartensz di Papua.
Mengenalkan lari- berlari. Utamanya lari trel. Ditanah- air, dan penuh percaya diri, juga dunia.
Terimakasih untuk Garmin Indonesia​ yang sudah dukung acara2 ini di beberapa kesempatan awal.
Dari hanya sekedar lari2 berdua, kemudian kami, bersama Bang Nefo Ginting​( terimakasih Bang, sudah ajak kami sejak awal, bergabung di Trail Runners Indonesia) adakan Mt. MOUNT RINJANI ULTRA​.

Bang Nefo yang berkat beliau lah saya akhirnya bisa muncak Gunung Rinjani.

Selanjutnya dan selanjutnya adalah seperti yang sama- sama kita tahu bersama.
Beliau- beliau diatas adalah dua dari beberapa pahlawan- pahlawan saya.
Tak selalu akur, kamipun suka berbeda pendapat. Saling ejekpun bukan hal aneh.
Saling membuat kesal dan menyebalkan? Ya iya lah.

Tapi diatas semuanya, walau saya yang tertua dari bertiga, saya menaruh hormat kepada beliau2 ini.
Saya banyak belajar dari mereka.
Bicara lari trel tanah- air tak mungkin lepas dari andil mereka.

Dan tentu saja andil dari semua teman- teman pencinta dan penggiat lari trel.Anda semua.

Bravo Lari Trel Tanah- air, Bravo kita semua  đŸ™‚

Advertisements
Standard

2 thoughts on “Hendra Buitenzorg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s