event, Jalan- jalan, tulisan

CIHAPIT TAK LAGI ‘SEMPIT’

screenshot_2016-10-19-14-21-39-1

Apa yang ada dalam ingatan mendengar Cihapit?
Nama Pasar? Nama Jalan? Pasar loak jalanan?
Bagi saya, tahun 69an, usia sekolah kelas 6 SD adalah juga tempat saya menjual pakaian bekas saya yang sudah kekecilan untuk kemudian dipakai membayar sewa naik kuda di jalan Ganesha ITB.
Tempat saya setahun sekali membeli tas sekolah, usia sekolah smp sma  disalah satu toko sisi luar pasar Cihapit.
Salah- satu toko kota bandung yang barang- barangnya bagi saya selalu terbaru pada jamannya.
Surga kuliner puluhan tahun, dari nasi rames Ma Eha, yang konon seorang Bondan Winarno saja sampai tiga kali gagal mencicipinya karena selalu kehabisan.
“Kurang pagi datangnya Kang..” 😀
Lotek cihapit, gorengan cihapit, sampai awug. Penganan khas Jawa barat, berbahan tepung beras, gula merah, garam dan parutan kelapa dengan cara dikukus.

screenshot_2016-10-19-14-25-48-1

Surga pencinta buku- buku lama,cassette atau piringan hitam lagu- lagu lama musisi- musisi bandung, nusantara dan mancanegara era non digital. Anda generasinya Dara Puspita, Zainal Combo? Siapa tahu beruntung.

Car audio mahal di toko asesoris mobil? Datang ke jalan Cihapit. Tukar- tambahpun dengan senang- hati 🙂

screenshot_2016-10-19-14-27-11-1

Mundur lagi jauh kebelakang, Cihapit adalah lingkungan hunian yang dibangun belanda dengan konsep lingkungan sehat. Komplek perumahan lengkap dengan pasar, pertokoan,taman dan ruang terbuka.

Tak heran jika 1920 Cihapit mendapat predikat Contoh Lingkungan Pemukiman Sehat kota Bandung. Dihuni oleh golongan menengah pribumi dan belanda.

Jaman kelampun dialami Cihapit.

screenshot_2016-10-19-14-29-03-1

1942 – 1946, masa pendudukan Jepang, komplek perumahan Cihapit dijadikan interniran.

Kamp konsentrasi tawanan wanita dan anak- anak  pribumi dan belanda.

screenshot_2016-10-19-14-28-02-1

Cihapit sekarang Alhamdullillah masih surga kuliner, buku- buku, lama, cassette lagu- lagu baheula dan barang- kelontong lainnya.

Dan Toko TIDAR jalan Sabang  yang legendarispun masih ada.

Berdiri 1960, yang semula hanya menjual buku dan stationery, 1970 mengkhususkan ke kelengkapan Seni dan desain.

screenshot_2016-10-19-14-25-02-1

Cihapit, pasar Cihapit kini, giat berbenah menuju  Pasar Rakyat yang ramah lingkungan, bersih, ‘nyaman’ dan humanis di kota Bandung.

screenshot_2016-10-19-14-22-36-1

Saya melihat kesungguhan pengelola dan masyarakat pedagangnya berusaha kearah sana.

Sedikit ornamen ditambah disana- sini. Tak gemerlap tapi tak juga gelap.

Berlantai keramik tak lagi pengunjung harus berbecek- becek.

screenshot_2016-10-19-14-24-11-2

Pasar rakyat tak lagi sekedar tujuan belanja asal murah. Pasar rakyat yang bisa kembali menjadi pasar tempat berinteraksi. Tak sekedar tempat belanja, tapi talkshow dan pagelaran musikpun siapa takut?

Penasaran? Yuk ameng ka Pasar Cihapit 🙂

“nyaman’? Ohya, saya masih berharap semua hal baik- baiknya akan ditambah dengan “bebas asap rokok” dan parkiran sepeda 🙂

Sumber: https://komunitasaleut.com/2012/03/01/cihapit-surga-dan-masa-yang-kelam-bandung/

http://www.thejakartapost.com/news/2010/07/25/tidar-a-onestop-art-and-design-shopping-destination.html

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s