cerita

Saya Oh Saya..

Beruntung saya sadar bahwa saya memang pelupa. Jadi sejak semalam saya siapkan tak terburu. Cek cek & cek.
Setelah dirasa aman saya kembali menggantung di hammock tersayang.
Bada subuh saya mulai lagi perlahan. Cek cek & cek lagi semua. Rasanya lagi2 aman.
Tak ada yg tertinggal. Pesan go-jek, via kemacetan Cihampelas yg Na’Uzubillah menuju stasiun kereta- api Kebon Kawung.
Tapi karena sudah disiapkan cukup waktu, saya santai.
Sampai di stasiun, tak terburu- buru saya hampiri mesin otomatis pencetak tiket.
Alhamdullillah semua tertera dengan benar.
Masih 30 menit sebelum keberangkatan saya putuskan naik saja. Toh gerbongnya sudah ada.
Lagi- lagi2 santai saya tanya petugas, pastikan saya di rangkaian yg benar.
Tanya lagi sebelah mana gerbong 5 saya.
Alhamdullillah, hanya beberapa gerbong saya sudah sampai ke gerbong 5.
Naik perlahan, lagi- lagi dengan gagah dan penuh percaya diri saya masuk dan siap ke nomor duduk saya.
Santai dan pasti saya lihat.
Berulang- ulang.
Ternyata bernomor belasan. Saya masuk di pintu gerbong sebelah timur, mulai dari 1.
Ok berarti tadi salah masuk pintu.
Tak mengapa, sedikit jalan lagi, sampai keujung sekalipun bukanlah jarak yg tak berakhir.
Perlahan lagi saya menuju kearah depan.
1, 2, 3, 4 dan… lho nomor berakhir di 13 ABC. Hah????
Saya cek lagi, betul, saya lihat adalah nomor 18.
Cek cek dan cek lagi, tetap no 18.
Saya berusaha tenang. Mungkin mesin cetak tadi bermasalah. Atau petugas yang salah input.
Astagfirrulloh.
Tiba- tiba saya merasa menyesal. Lain kali berapapun dapat nomornya saya harus cek memang adakah nomornya.
Nasi sudah menjadi bubur. Mungkin lebih baik tambahkan cakue saja daripada dibawa pusing. Apalagi saya sedang batuk- batuk sesak.
Beruntung gerbong belum penuh. 1 2 hanya ber 7.
Saya masih termenung diujung gerbong dengan sisa sedikit penyesalan. Sebelum saya putuskan kembali ke petugas untuk masalah saya, tak sengaja tiket terlepas dan segera saya pungut.
Ya Alloh Ya Robbie Ya Rakhim, nomor saya tiba- tiba berubah menjadi IB..
Mata oh mata saya…
Salam selamat pagi, tut tut tut doakan semoga perjalanan kami menjadi kebaikan bagi kita semua. Paling tidak saya. Aamiin YRA
😊 #satuharisatutulisan #yuknaikkereta #menjelangenampuluh
Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s