tulisan

Harapan Saya

Yang semula mau saya tulis, “ Tiba- tiba saja, saya memasuki usia KTP seumur- hidup” tentunya tak jadi, karena E-KTP sekarang sudah berlaku seumur- hidup. Untuk semua usia wajib ber KTP. Ternyata.

Jadi saya batal bangga.
Yang masih barangkali,
Saya akan mendapat potongan 20 % untuk tiket kereta- api. Masih satu tahun lagi.
Di kendaraan umum saya berhak atas kursi penumpang lanjut usia. Jika memang ada.
Antrianpun kemungkinan akan mendahulukan saya 😉
Dalam beberapa kumpulan acara bisa jadi menjadi salah- satu yang diminta untuk memimpin doa 😉

2015 akan segera terganti.
2016 pun sudah menanti..
Adakah harapan- harapan baru yang saya ingini?
Sepertinya malah tak berbeda dari yang sudah- sudah yang selama ini saya jalani.
Saya ingin tetap bisa urus –urus apapun ke RT/RW sendiri.
Saya ingin tetap bisa tak tergantung dengan kendaraan sendiri. Apalagi supir pribadi.
Saya ingin tetap bisa gowes hari- hari, kemanapun pergi.
Dari mulai pergi pagi sampai sore atau bahkan malam hari.
Tak terhambat hujan, macet- macet ataupun razia polisi.
Walau tak mesti, saya ingin tetap bisa berlari setiap hari.
Bangun paling dini, dibanding anak- anak dan istri * Eh ini si sekali- sekali 😉
Sudah mandi, wangi dan berseri sebelum ucapan selamat pagi.
Selalu berdiri di Bus Damri.
Daripada jika dudukpun berdiri lagi berdiri lagi , karena lagi dan lagi memberi kursi ke penumpang yang terlihat lebih berhak lagi.
Saya ingin tetap bisa lebih memilih naik tangga ke lantai yang lebih tinggi.
Tanpa perlu didahulukan, saya ingin tetap bisa mengantri.
Ohya, ada yang bisa saya tambahkan barangkali.
Saya ingin tetap bisa berolah- tubuh, berlatih jasmani.
Punya dada yang lebih tebal lagi. * Mohon jangan ditertawakan 😉
Agar tak terkesan terlalu kurus, seperti sekarang ini.
Terkesan seperti ringkih dan khawatir perlu dikasihani.
Saya ingin pola makan yang lebih sehat lagi, tanpa merasa terpaksa atau menyiksa diri.
Pola makan yang sehat dan tetap bisa saya nikmati.
Agar saya tetap bisa pergi- pergi, yang dekat- dekat sampai yang jauh- jauh sekali.
Siapa tahu entah kapan sampai Itali.
Selamat tinggal 2015,
Selamat datang 2016 🙂
Ohya, untuk yang pimpin do’a tetap saya persilahkan saja kepada yang lain 😉
Bandung, Desember 2015
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s