cycling, design, review

Banda Neira, Sepeda Elektrik Nan Cantik


Tampil imut beroda kecil 20 inch, sepintas mirip sepeda lipat, adalah review berikut dari LOGR model  Banda Neira.

Geometri sepeda dewasa dengan roda lebih kecil. Tentunya menyebabkan seat stays dan head tube lebih panjang dari biasanya. Unik.
Bertenaga battery 250 watt/ 36 Volt yang menggerakkan dinamo hub depan sudah lebih dari cukup untuk gowes hari- hari. Tak hanya dijalan- jalan datar,sedikit tanjakanpun tak mesti khawatir.

Sama seperti LOGR Java, penggeraknya adalah hub depan.
Battery yang lebih kecil memberikan banyak pilihan penempatan battery. Ditas/ kantong depan atau belakang.
Jadi tak perlu rak lagi.

Kelengkapannya adalah:

  • motor pada hub depan,
  • battery  berikut controller dan lubang charger di tas/ kantong,
  • On/off, +/- naik turunkan torsi di handle bar kiri, , display ditengah dan gas di handle bar kanan. Akses yang mudah.
  • Kabel penghubung battery ke dinamo cukup panjang jika ingin battery disimpan ditas/ kantong belakang.
  • Rak depan lebar dan unik.
  • Gear internal matic menggantikan cassette. jadi tak ada gear shifter. Baik depan maupun belakang. Sangat praktis.

Handling, standar roda kecil. Hanya saat bergerak perlahan agak berat dengan battery di tas/ kantong depan. Selanjutnya biasa- biasa saja.
Trek Dago turun ke jalan Sumatera dan tanjakan mulai Cipaganti, Setiabudi, sampai Gegerkalong cukup ringan dan nyaman- nyaman saja tanpa bantuan elektriknya( Lupa di charges sebelumnya 🙂   )

Update:
Sore hari tadi, jumat, 16 des, setelah charges penuh malam sebelumnya, setelah juga putar- putar dikota, Cipaganti dan Setiabudi yang menanjak rupanya bukan kesulitan sama sekali bagi Sang Banda Neira. Hampir sampai 27km/ jam tanpa bantuan gowes sama sekali, dengan torsi di posisi 3. Wuzz wuzz wuzz 

Masih bersambung dengan detil lainnya lagi. Salam 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements
Standard
design, event

IMPIAN YANG ( SEMOGA) TERWUJUD

Some people say “Two Wheels Good, Three Wheels Better” 🙂

Disebut sebagai posisi bersepeda paling nyaman, atau paling tidak lebih nyaman dibanding sepeda biasa beroda dua, Trike( roda tiga) berjenis recumbent dan tadpole ini juga adalah lebih aman dan mudah.

Posisi mengendarainya yang bersandar kebelakang( recumbent) lebih aerodimanis dibanding posisi pada sepeda biasa, yang malah melawan angin.

Titik berat yang jauh lebih rendah juga. Bandingkan posisi duduk recumbent yang hanya 25 – 35 cm dengan sepeda yang diatas 100 cm.

Tak diharapkan, bilapun terjatuh, dari ketinggian yang hanya seperempatnya sepeda biasa, pastinya ‘sakit dan luka’nya pun hanya sebagian dibandingkan sepeda biasa.

Ya kan? 🙂

Continue reading

Standard
adventure, berbagi, Jalan- jalan

Membuat Rute You Gowes

Membuat peta( course) gowes di Garmin.

ConnectGarmin

Menarik sekali, melihat di peta( google maps atau lainnya), mengira- ngira trek mana saja yg bisa dilalui sambil gowes.
Dan setelahnya memindahkan ke gear( smartphone dgn berbagai aplikasinya).
Selanjutnya yuk gowes dengan mengikuti peta yg sudah ada di gear kita.
Atau salah- satunya adalah dengan jam gps  garmin.

Kita mulai dengan buka https://connect.garmin.com
Jika belum punya, sila buka dan buat akun gratisnya.

GarminConnectGarminCover
Fitur perencanaan rute kita ini namanya Course Creator.
Sekedar membuat rute dan membagikannya secara online tak mesti memiliki jam gps garmin.
Lebih baik tentunya jika ada 🙂
Seperti saya tulis diatas, yuk gowes dengan mengikuti  rute yg sudah tersimpan di jam gps garmin kita.

Ok kita mulai.
Klik di tab Course maka akan tampak peta secara detil.

Klii lagi di “Create a new course” di kanan atas peta.

GarminCreateaCourse-picsay
Seperti yang kita lihat tinggal besar- kecilkan peta, klik klik & tarik/ seret sana- sini ke lokasi start yg diinginkan.

GarminCreateaCourseDeui
Selanjutkan dengan klik- klik berikut menentukan lokasi2 mana saja yg ingin dilalui.
Centang kotak “stay on roads” jika diinginkan untuk tetap mengikuti trek/ rute di jalan.
Pilihan “out and back” untuk rute berangkat dan kembalinya.
Merubah Rute.

Merubah rute bisa dilakukan kapanpun.

Tinggal tarik/ seret rute dimanapun kita ingin inginkan. Semisal semula adalah melalui titik lokasi A, ingin merubah melalui titk B maka tinggal klik & seret titik A ke B. Mudahkan? 😉
Beri nama dan simpan rute yg sudah dibuat. Jika diinginkan bisa dimasukan perkiraan target kecepatannya.
Selanjutnya kotak2 info lain akan terisi dengan sendirinya. Mengacu kepada jarak.

UpiPrwkrta

Rute kita yang sudah jadi. Dengan petunjuk km, yg bisa dihilangkan jika diinginkan.

Info elevasi pastinya sangat membantu untuk penyuka maupun pembenci tanjakan 🙂

Ekspor dan berbagi rute.

Rute yang kita simpan, sesuai setting kita, apakah tertutup atau tidak, bisa kita bagikan ke pengguna lain.
Dan lagi2 seperti yang saya tulis diatas, bisa kita simpan, kirim ke jam gps garmin kita.

Cukup dengan klik kotak “Send to device” hop! Rutepun siap di pergelangan atau duduk manis di bar sepeda kita.

GarminFenix2UpiPrwwkrtaGarminFenix2RuteRute

Sebelumnya tentu saja sang jam gps garmin kita sudah terhubung ke kompi di usb.

GarminSen2Device

Selamat Beredar Tanpa Nyasar 🙂

Sumber: http://gps.about.com/od/gpsmapscharts/a/How-To-Garmin-Connect-Course-Creator.htm?utm_term=best%20maps%20for%20cycling&utm_content=p1-main-7-title&utm_medium=sem-sub&utm_source=msn&utm_campaign=adid-6810a049-9c1f-417c-ab6b-9abc61197f9f-0-ab_msb_ocode-29583&ad=semD&an=msn_s&am=broad&q=best%20maps%20for%20cycling&dqi=&o=29583&l=sem&qsrc=1&askid=6810a049-9c1f-417c-ab6b-9abc61197f9f-0-ab_msb

Standard

image

Uncategorized

Keep…

Image

image

Uncategorized

Monday, Tuesday, Wed……

Image