tulisan

Cuci Darah.

“Besok2 ga usah diantar Pak. Anaknya kan sudah besar”.
Candaan salah satu perawat diruang cuci darah.
Begitu juga sang anak.
“Iya Yah, kakak bisa sendiri koq”.
Melihat tegar dan sikap menerimanya, hampir selalu santai dan nyaris tak mengeluh, saya percaya kepada keduanya.

Semoga sang anak tak keberatan, saya akan selalu dengan amat sangat senang hati menemani diruang cuci darah. Selama apapun yg diperlukan.
Saya kan hanya sekedar duduk manis, paling beli itu ini untuk makan/ minumnya jika memang tak sedang bawa dari rumah.
Itupun seringnya cukup kelobby saja, ambil dari gofood.
Atau siap temani ngobrol sang anak.
Sesenang, sesuka cita saya saat menanti kelahirannya 33 tahun lalu, dan juga beberapa tahun tahun setelahnya lagi dikelahiran dua adiknya diruang bersalin.
Sementara sang anak, entah apa yang dirasakan dan difikirkan.
Vonis gagal ginjal diusia muda.
Usia yang aktif dan produktif.
“Semangat ya Kak😊❤”.

#cucidarahkesepuluh

Advertisements
Standard