garmin, gear, healthy, Uncategorized

Be Smart Like a Vivo

Walau kita semua tahu manfaat olah- tubuh dan asupan yang benar, kenyataannya banyak dari kita yang terkadang atau jangan- jangan malah selalunya ‘menyengajakan menjadi tak tahu’.

Biasanya saat cuaca mendung, situasi dan kondisi lain yang tak mendukung. Terkadang juga saat sedang bingung atau pundung, ups..

Saya tak harus berpanjang- panjang soal diatas.

Yuk kita berganti tema ke ‘apa- apa’ yang bisa membuat kita berharap bisa’ kembali’ ke kebiasaan yang baik diatas.

‘Apa- apa’ yang bisa jadi menambah semangat untuk itu.

Salah- satu dari sekian banyaknya adalah gearnya.

 

Dan yang saya maksud adalah Vivosmart.
Sudah banyak teman- teman amin( anak garmin) yang pernah mengulasnya. Informatif sekali.

Jadi tulisan saya sekedar mengulang saja. Versi saya 😉

Berdesain cantik, hightech, mungil dan keren, dengan dua ukuran untuk ukuran pergelangan yang berbeda, Vivosmart bisa jadi salah- satu investasi yang smart kearah pola hidup sehat 😉

vivosmart03

Fitness tracker dan smartwatch sekaligus. Tahan keringat, hujan, dipakai saat renang, bahkan mandi dibawah shower sekalipun.

 

Dengan getaran atau tampilan OLEDnya( cukup dengan TAP dan SWIPE), tergantung bagaimana settingnya, mengingatkan saat kita terlalu lama ‘diam’ tak bergerak/ beraktifitas.

Membaca berapa langkah kaki yang sudah diilakukan, jarak  dan kalori yang dibakar.

Koneksi bluetooth dan ant+nya memungkinkan kita membaca data kecepatan bersepeda( dengan tambahan bike sensor), play/ pause, geser playlist di smartphone, notifikasi call/ sms/ email yang masuk/ sinkronisasi/ unggah data ke smartphone, start/ stop foto/ video di garmin virb. secara nirkabel membaca detak jantung( tambahan HRM yang dipasang didada).

Dan pastinya banyak lagi.

vivosmartwearasiandotcom

 

 

vivosmart01

VivoCapturejpg

 

Sinkronisasi ke desktop via kabel usb, sekaligus pengisian batterynya( yang hanya perlu seminggu sekali), atau smartphone via bluetoothnya.

untuk analisa dan berbagi data sesama pengguna secara online serta bergabung di berbagai tantangan yang menarik.

Lebih lengkapnya sila klik disini

Keep Moving!

Bersambung…

 

 

 

 

Advertisements
Standard
adventure, berbagi, Jalan- jalan

Membuat Rute You Gowes

Membuat peta( course) gowes di Garmin.

ConnectGarmin

Menarik sekali, melihat di peta( google maps atau lainnya), mengira- ngira trek mana saja yg bisa dilalui sambil gowes.
Dan setelahnya memindahkan ke gear( smartphone dgn berbagai aplikasinya).
Selanjutnya yuk gowes dengan mengikuti peta yg sudah ada di gear kita.
Atau salah- satunya adalah dengan jam gps  garmin.

Kita mulai dengan buka https://connect.garmin.com
Jika belum punya, sila buka dan buat akun gratisnya.

GarminConnectGarminCover
Fitur perencanaan rute kita ini namanya Course Creator.
Sekedar membuat rute dan membagikannya secara online tak mesti memiliki jam gps garmin.
Lebih baik tentunya jika ada 🙂
Seperti saya tulis diatas, yuk gowes dengan mengikuti  rute yg sudah tersimpan di jam gps garmin kita.

Ok kita mulai.
Klik di tab Course maka akan tampak peta secara detil.

Klii lagi di “Create a new course” di kanan atas peta.

GarminCreateaCourse-picsay
Seperti yang kita lihat tinggal besar- kecilkan peta, klik klik & tarik/ seret sana- sini ke lokasi start yg diinginkan.

GarminCreateaCourseDeui
Selanjutkan dengan klik- klik berikut menentukan lokasi2 mana saja yg ingin dilalui.
Centang kotak “stay on roads” jika diinginkan untuk tetap mengikuti trek/ rute di jalan.
Pilihan “out and back” untuk rute berangkat dan kembalinya.
Merubah Rute.

Merubah rute bisa dilakukan kapanpun.

Tinggal tarik/ seret rute dimanapun kita ingin inginkan. Semisal semula adalah melalui titik lokasi A, ingin merubah melalui titk B maka tinggal klik & seret titik A ke B. Mudahkan? 😉
Beri nama dan simpan rute yg sudah dibuat. Jika diinginkan bisa dimasukan perkiraan target kecepatannya.
Selanjutnya kotak2 info lain akan terisi dengan sendirinya. Mengacu kepada jarak.

UpiPrwkrta

Rute kita yang sudah jadi. Dengan petunjuk km, yg bisa dihilangkan jika diinginkan.

Info elevasi pastinya sangat membantu untuk penyuka maupun pembenci tanjakan 🙂

Ekspor dan berbagi rute.

Rute yang kita simpan, sesuai setting kita, apakah tertutup atau tidak, bisa kita bagikan ke pengguna lain.
Dan lagi2 seperti yang saya tulis diatas, bisa kita simpan, kirim ke jam gps garmin kita.

Cukup dengan klik kotak “Send to device” hop! Rutepun siap di pergelangan atau duduk manis di bar sepeda kita.

GarminFenix2UpiPrwwkrtaGarminFenix2RuteRute

Sebelumnya tentu saja sang jam gps garmin kita sudah terhubung ke kompi di usb.

GarminSen2Device

Selamat Beredar Tanpa Nyasar 🙂

Sumber: http://gps.about.com/od/gpsmapscharts/a/How-To-Garmin-Connect-Course-Creator.htm?utm_term=best%20maps%20for%20cycling&utm_content=p1-main-7-title&utm_medium=sem-sub&utm_source=msn&utm_campaign=adid-6810a049-9c1f-417c-ab6b-9abc61197f9f-0-ab_msb_ocode-29583&ad=semD&an=msn_s&am=broad&q=best%20maps%20for%20cycling&dqi=&o=29583&l=sem&qsrc=1&askid=6810a049-9c1f-417c-ab6b-9abc61197f9f-0-ab_msb

Standard
adventure, biking, motivation, olahraga, sepeda, sport, transportasi, tulisan

CYCLE AND SHOOT!

cycling

Not only does it run smoothly in the middle of traffic, it’s also pretty much boundless. Even motorcycle could be troubled by some neighbourhood portals. The only obstacle you could have is when you have a flat tire. And even then you can just walk it without having to face too much pity looks from people.

image

Gone are the days of having to worry you left your license an registrations or having to queue in a long line for gas. It’s also unquestionably healthier, you’re doing the environment a favor by cutting back on pollution. And that is one of the things that make cycling cool.

VIRB Picture

My daily activities involve a lot of moving around, walking, running, you name it. I only drive once in a little while, when i really have to.

image

Not that i dont like it, and not because i can’t. I’m pretty badass at driving. Just that the traffic’s been a pain in the behind, even more so lately, it takes away all the fun and thrill of driving. It’s just not worth it anymore.

If i may add, whether you’re running or cycling, it would be much more fun if you also take pictures along the way. Be it the sceneries, corners of the town or even some selfies.

But if you’re really into cycling or interested on trying and also happen to have the budget, Garmin Virb could be the right choice. It ranges about 4-5 Mio, with an extra 1-5 mio you could get some more than decent camera. Trust me, it’s worth it.

 

My bike is about 4,7 mio, but i’m lucky enough to endorsed for it, thanks Kang :). It’s a Polygon, flatbar road bike 50 in size, Helios F1.

I have no plans on upgrading it just yet, unless for maintining purposes, such as lamps, pumps etc.

You can just stick a camera on the helmet and you’re ready to capture some moments of your trips. Not only manually, but we can set it in advance, we can even set it with the Time Laps feature. So you don’t have to be connected to any desktops.

virbonbar

You can even pair it with smartphones and other gadgets, i did mine on a Fenix2. I could control it with Fenix2.

image

I could even use my smartphone as the Virb’s viewfinder.

 

it stays on for 3 straight hour. You can bring some powerbank along with you if you think that’s not long enough. Did i mention that it’s waterproof? It could go down to 50m under.

Ok that’s it from me i guess, see you guys

again later. Have a great Monday.

Bahasa.

YUK GOWES, YUK VIDEO & FOTO- FOTO

Tak hanya melaju lancar ditengah kemacetan kota. Tapi juga hampir selalu tak ada rintangan. Motor saja takluk oleh portal.

Saat tak diharapkan ada gangguan, ban kempes/ bocor, selalunya bisa diatasi seketika. Ataupun jika karena satu dan lain hal harus didorong, tak begitu membuat orang lain yang  melihatnya merasa iba.

Tak pusing dengan ‘ketinggalan’ surat- surat kendaraan atau ijin mengemudi, tak kesal dengan antrian di spbu.

Jangan lagi ditanya soal lebih sehatnya, andil dalam mengurangi polusi. Dan banyak lagi. Tak boleh ketinggalan disebut, tampil lebih keren.

Bukan karena merek dan harganya, tapi karena bersepedanya.

Aktifitas saya sehari- hari berurusan banyak dengan bergerak. Jalan, lari, ber ‘angkot’, berkendaraan umum. Sekali- sekali, jika harus, walau selalunya saya hindari,   stir mobil sendiri.

Bukan tak suka. Sampai detik ini saya masih suka dan bisa memacu cepat mobil. Dan yakin masih lincah bermanufer.

Urusan mobil, saya agak- agak lumayan lah. Jika tak dikatakan ‘bisaan euy’ .

Saya bisa mudah dan lincah bermanufer saat parkir. Baik parkir satu baris ditengah- tengah diantara dua mobil. Dengan ruang yang pas.

Atau jika harus melaju mundur. Saya bisa mengemudi lurus mundur berkilo- kilo dengan kecepatan maksimum mundur. Di trek lurus maupun berkelok- kelok.

Soal ngebut? Jangankan saya, Bapak, jika bukan karena larangan yang disebabkan gangguan jantungnya, di tikungan- tikungan Alas Roban, puncak pas, tiga kendaraan didepan disikat dengan sekali injakan pedal gas. Diijalan jalan tol? Ya apalagi.

Urusan rambu- rambu lalulintas? Ijin mengemudi saya dapatkan melalui test teori dan praktek.

Sampai- sampai Ibu- Ibu, Bapak- Bapak polisinya manyun. Yang mereka pikir barangkali,”Ni orang kalo ga  pelit- pelit amat, ya kere. Koq ya mau repot- repot ikut test segala”.

Kemacetan yang semakin menggila dimana- mana tak lagi mengasyikan untuk stir kendaraan sendiri.

Merasa bodoh jika harus gas rem gas rem setiap sekian detik.  Merasa lebih bodoh lagi dengan  mobil bertransmisi manual. Gas kopling rem, gas kopling rem. Amit- amit.

Asyik- asyik dan ga asyik- asyiknya berkendaraan, apapun, sudah cukuplah ya.

Saya mau tambahkan.

Berlari atau kali ini temanya bersepeda, lebih mengasyikan lagi dengan ambil- ambil foto diantaranya.

Entah pemandangan, entah suasana dibeberapa pojokan kota. Selfiepun tak masalah.

Dengan smartphone yang hampir dari kita semua punya tentunya cukup.

Tapi jika, sekali lagi jika, punya anggaran untuk sepeda seharga lebih dari anggaran satu action camera. Semisal Garmin Virb, layak jadi pilihan.

Dikisaran harga 4-5an juta, dengan tambahan 1-5 jutaan lagi, jadi total antara 5 sampai 10 juta, kita sudah bisa gowes beraction camera.

Percayalah, asyik- asyiknya melampaui asyik- asyiknya ‘gowes tok’ beranggaran jauh diatasnya.

sepeda saya, ( beruntung ada yang memfasilitasi, terimakasih Kang 🙂 , berharga 4,7an juta. Polygon, road bike( flatbar) berukuran 50, Helios F1.

saya niatkan untuk tak akan saya tambah atau tingkatkan, kecuali yang memang harus. Semisal lampu, pengaman dan pompa.

Ditempel dengan dudukan berlem kuat( bawaan asli virb), atau dipasang di stang dengan bracket khususnya, atau pada helmetstrap, virb siap mengabadikan laju- laju gowes kita. Atau apapun lainnya.

Video atau foto.

Tak hanya secara manual, tapi bisa dengan interval yang sebelumnya kita setting. Dengan waktu- waktu tertentu. Yang sekaligus adalah fitur time lapsnya. Jadi tak lagi kudu di oprek di desktop.

Bahkan bisa dipasangkan dengan smartphone dan gadget lain, semisal jam bergps. Pada saya adalah Fenix2.

Play/ pause/stop bisa dilakukan di fenix2 saya.

Saat tangan bebas. Berhenti misalnya, dengan sang action camera tetap bertengger di helm sepeda, saya bisa jadikan smartphone saya sebagai  viewfinder sang  virb.

Saya bisa melihat apapun yg dilhat sang virb, dilayar smartphone saya.

Begitu juga dengan play/ pause/ stop dan setting virbnya.

Canggih ya? Iya lah 🙂 .

Berbattery tahan 3an jam, jangan- jangan penggowesnya yang kalah kuat 😉 .

Dirasa kurang? Powerbank berkapasitas belasan ribu miliampere seharga ratus ribu sudah cukup untuk suplai tenaga tak hanya untuk virb kita, tapi juga fenix2 dan smartphone saya sekaligus.

Tak khawatir kehujanan, action camera kita ini tahan air sampai kedalaman 50 meter.

Tanpa casing khusus.

Apalagi ya?

Kapan- kapan saya sambung lagi. Ok?

Terimakasih garmin indonesia , eiger adventure dan siapapun yang telah mendukung lari-lari, gowes- gowes dan video- video/ berfoto- foto saya.

Selamat siang, selamat hari senin.

Salam lari dan gowes 🙂

 

Hak sebagian gambar ada pada http://www.dcrainmaker.com/2013/12/garmin-depth-review.html dan Kang Vincent

Standard
adventure, design, review, sport, trail running

Garmin virb elite. Sport action camera

image

Ber-wifi dan ber- gps.
Betul, seperti yang kita duga, artinya disamping mempunyai viewfinder sendiri, juga dapat kita lihat dilayar device manapun yg ber-wifi.
Dan juga tak salah, ber-gps artinya mempunyai kemampuan bernavigasi layaknya device ber- gps.
Data seperti koordinat, ketinggian, kecepatan, jarak dan waktu sudah barang tentu ada.
Membawa virb elite tak ubahnya membawa sport action camera tahan air dan device gps sekaligus.
Bahkan bisa terkoneksi ke termometer eksternal, cadence( sensor penghitung putaran pedal pada sepeda), dan beberapa lagi lainnya.
Sebelum semakin wow dengan segabruk kebisaannya dan kelengkapannya, saya mulai dengan spek sebagai berikut:
– micro memorycard sampai 64 Gb. Terbaik mulai dengan class 10 keatas.
– battery lithium- ion berkapasitas 2000 mAH untuk penggunaan sampai 3 jam. Didukung dengan kemungkinan menggunakan eksternal battery( powerbank).
– berlayar lcd sebagai viewfinder dan tampilan multi informasi.
– 16 MP foto. Dgn burstspeed 3 gambar 16 MP/detik, 5 gambar 12MP/detik dan 10 gambar 8MP/detik.
– HD 1080 video/30fps.
– Field of View ( Luasan bidang yg tercover oleh sensor film) yg bisa di set wide, zoom2 & zoom4.
– Flip orientation. Seting untuk membalik lensa saat vibr dipasang terbalik, misal agar layar menghadap kebawah.

Yuk kita mulai kupas.
Yang paling mengesankan adalah penggunaan tombol2 menu yang logis sekali. Jadi mirip dengan fenix, rasanya tanpa membaca buku petunjuk cepatnya sekalipun siapa saja bisa langsung menggunakannya.
Tombol geser besar disamping untuk rekam video. Beberapa tombol tekan disamping lainnya untuk Mode, Ok ( yg juga tombol shutter untuk foto), kedepan/keatas, kebelakang/kebawah dan power.

Menarik sekali, kita dapat mengambil gambar ( foto) saat rekaman video sedang berjalan.  Jadi saat merekam video, ya tinggal tekan2 saja tombol Oknya 🙂

 

 
Bersambung 🙂

Standard

Eigers 2nd Test W120

in Garmin's booth of 21th Indonesia International Motor Show. 19-29 Sept 2013. JIExpo Kemayoran

Uncategorized

in Garmin’s booth of 21th Indonesia International Motor Show. 19-29 Sept 2013. JIExpo Kemayoran

Image

image

photo shoot

Find Your Limit

Image
adventure, mountain running, photo shoot, review, running, sport, trail running, ultra running, ultra trail running

There are lots of tracks around the world you name it. BromoTenggerSemeru100Ultra is one of the prettiest

bts50kDistancebts50course  Bts50Elevationbts100ultraOLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERAcourtesy of Nefo Ginting bts100ultra001 bts100ultra002 bts100ultra003 bts100ultra004

EAST JAVA – INDONESIA – The Mount Bromo Tengger Semeru Ultra Run race is a unique event that aims to challenge your inner spirit and physical state, as well as to provide race participants with magnificent natural beauty and environment of Bromo Tengger Semeru National Park in East Java – Indonesia at various altitude level.

Running at the high altitude region of Bromo Tengger Semeru National Park, you will experience tracks filled with various scenery, such as sea of volcanic sand (2.200 masl) with low temperature and strong wind. Then you will be running through rural back roads, forest path and prairie with a distant magnificent view of the highest mountain in Java, Mount Semeru (3.676 masl) and the tranquility of Lake Ranu Kumbolo (2.400 masl).

At last, this Bromo Tengger Semeru Ultra Run race will challenged you through 3 different distances, 160 km, 100 km and 50 km, in comfortable weather conditions and a very scenic route.

There are three race categories within the Bromo Tengger Semeru 100 Ultra with total distance of 160Km, 100Km, and 50Km

RACE ORGANIZER

Bromo Tengger Semeru 100 Ultra Committee (Trail Runner Indonesia Community (a Non-Profit Organization))

BACKED BY

Bromo Tengger Semeru National Park (TNBTS) Ministry of Indonesian Tourism Agency, Goverment of Malang Regency, Government of Probolinggo Regency, Government of Lumajang Regency, Government of Pasuruan Regency, Trail Runners Indonesia (TRI), FORAKSI, Young Pioneer (YEPE) Malang, MAPALA Tursina Malang

RACE DATES

Friday, November 22, 2013

Bromo-Tengger-Semeru100 Ultra
DATE Friday, November 22, 2013. Starts at 03:00 pm
DISTANCE 160K
CUMULATIVE ALTITUDE GAIN
TIME LIMIT 46 hours
START / FINISH
Bromo-Tengger-Semeru100 Ultra
DATE Friday, November 22, 2013. Starts at 03:00 pm
DISTANCE 100K
CUMULATIVE ALTITUDE GAIN
TIME LIMIT 32 hours
START/FINISH
Bromo-Tengger-Semeru100 Ultra
DATE Saturday, November 23, 2013. Starts at 05:00 am
DISTANCE 50K
CUMULATIVE ALTITUDE GAIN
TIME LIMIT 12 hours
START/FINISH

CONDITIONS TO PARTICIPATE IN THIS RACE

  1. You understand the unique nature and requirements of competing in an ultra-long distance trail running race. You will be running in the dark of early morning and all day through mountainous terrain and have undertaken the necessary training to compete in such a race.
  2. You will be responsible for yourself and have the ability to deal with any problems that may be encountered during the race.
  3. You are able to deal with, on your own without assistance, deteriorating weather conditions (low temperatures, strong winds, and rain) and other troubles expected when traveling across mountainous terrain.
  4. You are able to deal with extreme fatigue, internal organ and digestive problems, muscle pain, mild physical injuries and psychological problems on your own.
  5. You fully understand that you are responsible for overcoming the above conditions 1 to 4 on your own and that it is not the responsibility of the race organization.
  6. You are fully aware that when participating in an outdoor activity such as this race, your safety depends on your own skills and abilities.
  7. Video/television footage, photos, articles, race results, etc. may be used and/or shown in newspapers, television, magazines, internet, pamphlets, etc. You understand and agree that these rights belong to the race organization and may be used for these purposes.

If during the 2013 race, you do not meet the above race conditions, your entry to the 2014 race may be declined

QUALIFIER

For participant who will enter 160K should had experience at least once in 100K ultra trail race and proof the event name, time record and send by email to BTS100Ultra@yahoo.com

RACE ENTRY FEES

160Km
FOREIGNER US$ 150 / runner
INDONESIAN US$ 100 / runner or IDR 1000000 / runner
100Km
FOREIGNER US$ 125 / runner
INDONESIAN US$ 75 / runner or IDR 750000 / runner
50Km
FOREIGNER US$ 75 / runner
INDONESIAN US$ 50 / runner or IDR 500000 / runner

Registration for Bromo Tengger Semeru 100 Ultra (BTS 100 Ultra) will due on OCTOBER 31st 2013. The Race Organizer WILL NOT accept any more participant after the due date.

*The Entry Fee is not refundable

There are lots of tracks around the world you name it. Bromo Tengger Semeru 100 Ultra is one of the prettiest.

From start to finish we’ll be treated with some marvelous  view.

Dirt track, rocks and sands of bromo are just waiting to be explored.

50k, 100k or 160k the choice is yours.

http://www.bromotenggersemeru100ultra.com

Standard
photo shoot, story

I suddenly remember who that lady was

BilanganFuI really have to write this.
Yesterday on my flight to Malang, the plane’s air con didn’t function very well, which rarely happens.
I was sleepy cuse i was driving all the way from Bandung to Soekarno- Hatta Airport, so i tried hard to sleep.
I forgot for how long but Bang Nefo who was on the left side of the line, chatting with a passenger from the right side of the row.
I remember this guy was wearing a hat, but i forgot what type of hat it was.
They were chatting about running and i was pretty excited because running’s always been a topic of interest for me.
I was still sleepy as i looked at their way, a lady on the guy’s left joined the conversation. That’s pretty cool, i thought to myself.
Before long i also joined the conversation.
After only a few sentences the plane landed.
They said goodbye first, cause they had to get off the plane first.
When i walked out, i can still spot them and i thought they were about to take pictures of the plane.
Turns out they asked to take pictures with us. Say no more, i was happy to do it, considering i was never a camera shy kinda person.
And so we did, turns out the guy in the hat wanted to take our pic all along. he used Leica, M5 i think. Meaning he’s either a rich amateur or really is a professional photographer.
And then we took another photo together. The one above was taken with my cellphone. We still need to wait for the luggages, while they went immediately.
As we waited, Bang Nefo casually mentioned that the lady was a writer, or  novelist, or something he wasn’t really sure of either.
I suddenly remember who that lady was.
The name’s Ayu, Ayu something. Then i recalled it was Ayu Utami.
Ok, no wonder she sounds familiar.
So that’s it for now.

Standard

GarminPhotoShoot0400 GarminPhotoShoot0750 GarminPhotoShoot0837 GarminPhotoShoot0840image

photo shoot, running, sport, trail running

Garmin photo shoot. Behind the scene

Image

GarminDon'tAskMe

adventure, moutain running, photo shoot, running, sport, trail running, ultra running, ultra trail running

Dont Ask Me Why I Run. Ask Yourself Why You Dont.

Image

Garmin's Phots shoot

moutain running, photo shoot, running, sport, trail running

Ngingetin Diri- Sendiri

Image

RUN LIMITLESS

a Garmin’s Photo Shoot By Patricia Heny

adventure, photo shoot, running, sport

RUN LIMITLESS

Image

Garmin' s Photo Shoot by Patricia Heny

adventure, photo shoot, running, sport

Garmin’ s Photo Shoot by Patricia Heny

Image

KelimutuTrailRunKelimutu002OLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERAKelimutu003Kelimutu005Kelimutu004Kelimutu006Kelimutu007 Kelimutu001

The first lake is named Tiwu Ata Mbupu (lake of the ancestors’ souls ); the second is named Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (lake of young people’s souls); and the third is called Tiwu Ata Polo (lake of evil spirits). Kelimutu.
adventure, mountain running, running, sport, story, trail running

Kelimutu Trail Run

Image