inspiration

Jeri Chua Yang Saya Ingat.

Trans Singapore Ultra.

2011 atau 2012 ya. Duh lupa.

Dan jika tak lupa juga adalah acara lari ultra ratusan km pertama Singapore. Walau berjarak 320km tapi jauh dari kesan gegap- gempita acara2 lari ultra jaman now 😀
Tak berhadiah, sponsorpun tak jelas.

Di inisiasi oleh pelari2 lokal Singapore yg sudah pasti pelari2 jauh, pesertanya hanya belasan.

walau Singapore dekat, tak sampai 3 jam penerbangan dari Jakarta tetaplah keluar.

Harus dengan pesawat. Harus tinggal berhari- hari.

Masih terngiang kalimat sang sahabat.

Continue reading

Advertisements
Standard
adventure, event, inspiration

Percuma Teriak- Teriak Di Sosmed Juga, Ga Kan Didengerin..

6633

courtesy of wwwdot6633ultradotcom

8 manusia- manusia gilak, penamat lari dikutub utara. Sejauh 533km. Dengan batas waktu 191 jam.

salah- satunya adalah Hendra Wijaya, Indonesia. Kedua dari kanan..

Pagi ini ada yg sms saya, berbaik- hati menawarkan diri, membantu, agar keikut- sertaan kita di lomba2 ultra dunia bisa dibantu/ dibiayai  pemerintah( kemenpora).
Kata beliau( yang juga mengaku punya kedekatan dengan siapa2 dipemerintahan), percuma buang ongkos mahal2, teriak2 di sosmed, ga kan didengerin pemerintah.
Saya balas pendek saja.
Kami lakukan ini semua, sebagian yg turut serta diberbagai kejuaraan dluar- negeri, berlari- lari mulai sendiri, beberapa sekedar suka2, sampai di lomba2 tanah- air, justru karena memang sudah tak didengar, jadi ya kami lakukan semampu- mampu kami, memajukan dunia lari trel tanah- air.
Lebih baik ngesot perlahan tapi pasti dengan kemampuan kami apa adanya, daripada mungkin saja wus wus wus tapi harus mengemis- ngemis, merengek- rengek minta diongkosin/ dibantu.
Beruntung orang luar malah yang lebih punya perhatian.( Eh ternyata panjang deng balasan saya 😛 )

Tambahan dari saya. Aneh ya, jaman segala informasi bisa didapat dengan sekedar sentuhan jari, pemerintah koq ya seperti kesulitan menemukan potensi yg ada. Tak usah bicara ‘ menciptakan’.

Saya tak sedang mendewakan siapapun teman2 saya atau mengagungkan Lari Trel Tanah- air.
Tapi tak bisa saya pungkiri, mereka ini luar- biasa.
Demi majunya lari- trel, yang satu tak sungkan2 menghabiskan biaya dan waktu yang tak sedikit.
Lainnya lagi berlatih giat, mengadakan lomba sampai patungan untuk bisa turut ambil bagian di lomba2 tanah- air maupun mancanegara.
Beberapa lomba sudah diakui dunia. Beberapa pelari sudah  juga menjadi penamat, bersanding dengan penamat-2 luar- negeri.
Dua tahun lalu ‘sulit’ mendapatkan peserta. Kini, rasanya ‘tak mudah’ atur lomba mana yg akan diadakan atau diikuti.
Padahal lari- trel tanah air belumlah seusia kebanyakan negara2 lain.

Luar- biasa pertama.

Alam indonesia yang luar- biasa.
Lari trel bisa dilakukan dimana saja.  Lari trel tak mesti lari gunung. Di pantai. Bahkan dikebun tetangga 🙂
Begitu pijakan bukan lagi aspal atau sejenis, ya sudah lari trel namanya.
Kenyataan bahwa kita punya gunung yg banyak sekali , menjadikan lari trel tak jauh2 dari gunung. Paling tidak lerengnya.
Negara tetangga, saking sedikitnya punya gunung, bukitpun disebut gunung.
Nah kita, saking banyak gunung, gunungpun sering disebut bukit.

Luar- biasa yang kedua.
Juga bisa dilakukan siapa saja. Penduduknya yang super banyak. Cukup 1% saja yang melakukan, se asia tengggara habis diborong.

Luar- biasa yang ketiga.
Kapan saja. 365 hari dalam setahun, tak terputus musim ini itu.

Artinya potensi luar- biasa kita, bisa berkiprah dikancah dunia.
Sudah pasti menjadi daya tarik wisata mancanegara.

Gambarannya.
Siapapun yg akan ikut di UTMB( salah- satu lomba lari trel ultra bergengsi dunia. 170km, melintasi 3 negara. Swiss, Itali & Perancis), harus mendapatkan 8 poin. Yang didapat dari keikut- sertaannya di lomba2 dimanapun yg sudah mendapat kualifikasi UTMB.
Sudah ada beberapa lomba dunia yg mendapatkan kualifikasi yg dimaksud.
Dimanapun selain di Indonesia.
Nah sekarang sudah ada 5( lima) lomba tanah- air yang sudah mendapatkan kualifikasi ini. Mulai dari 1 poin sampai 4 poin.
Dipastikan akan menyusul beberapa lagi yang akan mendapatkan kualifikasi UTMB ini.
Artinya, besar kemungkinan lomba2 tanah- air menjadi pilihan utama untuk mendapatkan poinn2 ini. Ya ga sih?
Coba pikir.
Alamnya ya ampun okeh pisan.
Ongkosnya, jika pun bukan yang termurah, pasti tak lebih mahal.
Medannya? ( Biasa, bagi kaum pelari2 trel gilak, semakin hardcore medannya semakin maknyussss), jangan tanya. Terkadang setelah melihat merasakan medan di kita, ditempat lain bisa- bisa terkesan seperti Disneyland 😉

Selamat siang, selamat hari senin 🙂

Standard
adventure, cerita, inspiration

Hendra Buitenzorg

6633ultrahwfinish

Hendra Buitenzorg.
saya lupa tepatnya, rasa2nya pertengahan 2010.
Tak berhasil menemuinya di kesempatan pertama, saya sengaja berlari dari Bintaro ke Bogor hanya ingin bertemu beliau, saya ulangi di bulan berikutnya.
Alhamdullillah akhirnya. Setelah menempuh jalur tengkorak Depok, parung, Bogor, sepiring besar kepiting saos padang, udang dan ikan bakar, habis saya lalap bersama beliau. ehem, maksudnya, saat itu saya lebih banyak.
Beberapa bulan berikutnya, beliau ajak saya berlari di Tangkubanparahu.

Batur
Jadi, ini adalah kali pertama saya berlari bersama beliau.
Yang semula saya kira adalah start di Jayagiri, muncak, lantas lanjut muncak Burangrang, ya hampun, menjadi start kota di jalan Sukajadi, naik ke Tahura, Maribaya, Lembang, Masturi, terus kearah barat, Cisarua, muncak Burangrang, turun, cari2 akses ke Tangkubanparahu.
2 jam pun berlalu hanya untuk cari2 jalan kepuncak, dari arah sisi Burangrang.
Mau nangis rasanya.
Sebelumnya saya sudah beberapa kali lari2 jauh. Sendiri.
Berdua? Dan dengan beliau?Ampun, aslinya neraka.

Rinjani
Coba bayangkan.
Setiap ada warung, saya pikir kami akan berhenti minum. Saya ya. Beliau?
Ternyata dia sudah siapkan beberapa lembar 5an ribu, lipat2 kecil.
Setiap ada warung dan perlu minum, cukup simpan lipatan 5an ribunya,ambil botol air kemasannya. Lanjut.
Saya? Sudah ketebak kan?
Hah heh hoh. Duduk dulu. Minum, ngemil,beberapa menit baru lanjut.
Gusti Nu Maha Suci. Kenapa lari trel koq ya tiba2 menjadi sedemikian beratnya ya?
Jadi? Ya iya lah, ketinggalan wae 😦
Bagi dia, waktu adalah lari.
Bagi saya mah, ngaso we.
Setelahnya adalah lari2 bersama.
Seolah, jika dia ajak saya tak menolak. Begitupun kebalikannya.
Lari Gunung Nusantara adalah ide beliau.
gagasannya adalah berlari di banyak gunung ditanah- air.
Mulai dari Salak, Gede Pangrango, sampai puncak Cartensz di Papua.
Mengenalkan lari- berlari. Utamanya lari trel. Ditanah- air, dan penuh percaya diri, juga dunia.
Terimakasih untuk Garmin Indonesia​ yang sudah dukung acara2 ini di beberapa kesempatan awal.
Dari hanya sekedar lari2 berdua, kemudian kami, bersama Bang Nefo Ginting​( terimakasih Bang, sudah ajak kami sejak awal, bergabung di Trail Runners Indonesia) adakan Mt. MOUNT RINJANI ULTRA​.

Bang Nefo yang berkat beliau lah saya akhirnya bisa muncak Gunung Rinjani.

Selanjutnya dan selanjutnya adalah seperti yang sama- sama kita tahu bersama.
Beliau- beliau diatas adalah dua dari beberapa pahlawan- pahlawan saya.
Tak selalu akur, kamipun suka berbeda pendapat. Saling ejekpun bukan hal aneh.
Saling membuat kesal dan menyebalkan? Ya iya lah.

Tapi diatas semuanya, walau saya yang tertua dari bertiga, saya menaruh hormat kepada beliau2 ini.
Saya banyak belajar dari mereka.
Bicara lari trel tanah- air tak mungkin lepas dari andil mereka.

Dan tentu saja andil dari semua teman- teman pencinta dan penggiat lari trel.Anda semua.

Bravo Lari Trel Tanah- air, Bravo kita semua  🙂

Standard

Eiger, The Real Adventure GearOLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERAOLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Just Me And My Eiger

review, running, sport, story, trail running, ultra running, ultra trail running

Eiger, The Real Adventure Gear

Image
adventure, mountain running, photo shoot, review, running, sport, trail running, ultra running, ultra trail running

There are lots of tracks around the world you name it. BromoTenggerSemeru100Ultra is one of the prettiest

bts50kDistancebts50course  Bts50Elevationbts100ultraOLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERAcourtesy of Nefo Ginting bts100ultra001 bts100ultra002 bts100ultra003 bts100ultra004

EAST JAVA – INDONESIA – The Mount Bromo Tengger Semeru Ultra Run race is a unique event that aims to challenge your inner spirit and physical state, as well as to provide race participants with magnificent natural beauty and environment of Bromo Tengger Semeru National Park in East Java – Indonesia at various altitude level.

Running at the high altitude region of Bromo Tengger Semeru National Park, you will experience tracks filled with various scenery, such as sea of volcanic sand (2.200 masl) with low temperature and strong wind. Then you will be running through rural back roads, forest path and prairie with a distant magnificent view of the highest mountain in Java, Mount Semeru (3.676 masl) and the tranquility of Lake Ranu Kumbolo (2.400 masl).

At last, this Bromo Tengger Semeru Ultra Run race will challenged you through 3 different distances, 160 km, 100 km and 50 km, in comfortable weather conditions and a very scenic route.

There are three race categories within the Bromo Tengger Semeru 100 Ultra with total distance of 160Km, 100Km, and 50Km

RACE ORGANIZER

Bromo Tengger Semeru 100 Ultra Committee (Trail Runner Indonesia Community (a Non-Profit Organization))

BACKED BY

Bromo Tengger Semeru National Park (TNBTS) Ministry of Indonesian Tourism Agency, Goverment of Malang Regency, Government of Probolinggo Regency, Government of Lumajang Regency, Government of Pasuruan Regency, Trail Runners Indonesia (TRI), FORAKSI, Young Pioneer (YEPE) Malang, MAPALA Tursina Malang

RACE DATES

Friday, November 22, 2013

Bromo-Tengger-Semeru100 Ultra
DATE Friday, November 22, 2013. Starts at 03:00 pm
DISTANCE 160K
CUMULATIVE ALTITUDE GAIN
TIME LIMIT 46 hours
START / FINISH
Bromo-Tengger-Semeru100 Ultra
DATE Friday, November 22, 2013. Starts at 03:00 pm
DISTANCE 100K
CUMULATIVE ALTITUDE GAIN
TIME LIMIT 32 hours
START/FINISH
Bromo-Tengger-Semeru100 Ultra
DATE Saturday, November 23, 2013. Starts at 05:00 am
DISTANCE 50K
CUMULATIVE ALTITUDE GAIN
TIME LIMIT 12 hours
START/FINISH

CONDITIONS TO PARTICIPATE IN THIS RACE

  1. You understand the unique nature and requirements of competing in an ultra-long distance trail running race. You will be running in the dark of early morning and all day through mountainous terrain and have undertaken the necessary training to compete in such a race.
  2. You will be responsible for yourself and have the ability to deal with any problems that may be encountered during the race.
  3. You are able to deal with, on your own without assistance, deteriorating weather conditions (low temperatures, strong winds, and rain) and other troubles expected when traveling across mountainous terrain.
  4. You are able to deal with extreme fatigue, internal organ and digestive problems, muscle pain, mild physical injuries and psychological problems on your own.
  5. You fully understand that you are responsible for overcoming the above conditions 1 to 4 on your own and that it is not the responsibility of the race organization.
  6. You are fully aware that when participating in an outdoor activity such as this race, your safety depends on your own skills and abilities.
  7. Video/television footage, photos, articles, race results, etc. may be used and/or shown in newspapers, television, magazines, internet, pamphlets, etc. You understand and agree that these rights belong to the race organization and may be used for these purposes.

If during the 2013 race, you do not meet the above race conditions, your entry to the 2014 race may be declined

QUALIFIER

For participant who will enter 160K should had experience at least once in 100K ultra trail race and proof the event name, time record and send by email to BTS100Ultra@yahoo.com

RACE ENTRY FEES

160Km
FOREIGNER US$ 150 / runner
INDONESIAN US$ 100 / runner or IDR 1000000 / runner
100Km
FOREIGNER US$ 125 / runner
INDONESIAN US$ 75 / runner or IDR 750000 / runner
50Km
FOREIGNER US$ 75 / runner
INDONESIAN US$ 50 / runner or IDR 500000 / runner

Registration for Bromo Tengger Semeru 100 Ultra (BTS 100 Ultra) will due on OCTOBER 31st 2013. The Race Organizer WILL NOT accept any more participant after the due date.

*The Entry Fee is not refundable

There are lots of tracks around the world you name it. Bromo Tengger Semeru 100 Ultra is one of the prettiest.

From start to finish we’ll be treated with some marvelous  view.

Dirt track, rocks and sands of bromo are just waiting to be explored.

50k, 100k or 160k the choice is yours.

http://www.bromotenggersemeru100ultra.com

Standard
photo shoot, story

I suddenly remember who that lady was

BilanganFuI really have to write this.
Yesterday on my flight to Malang, the plane’s air con didn’t function very well, which rarely happens.
I was sleepy cuse i was driving all the way from Bandung to Soekarno- Hatta Airport, so i tried hard to sleep.
I forgot for how long but Bang Nefo who was on the left side of the line, chatting with a passenger from the right side of the row.
I remember this guy was wearing a hat, but i forgot what type of hat it was.
They were chatting about running and i was pretty excited because running’s always been a topic of interest for me.
I was still sleepy as i looked at their way, a lady on the guy’s left joined the conversation. That’s pretty cool, i thought to myself.
Before long i also joined the conversation.
After only a few sentences the plane landed.
They said goodbye first, cause they had to get off the plane first.
When i walked out, i can still spot them and i thought they were about to take pictures of the plane.
Turns out they asked to take pictures with us. Say no more, i was happy to do it, considering i was never a camera shy kinda person.
And so we did, turns out the guy in the hat wanted to take our pic all along. he used Leica, M5 i think. Meaning he’s either a rich amateur or really is a professional photographer.
And then we took another photo together. The one above was taken with my cellphone. We still need to wait for the luggages, while they went immediately.
As we waited, Bang Nefo casually mentioned that the lady was a writer, or  novelist, or something he wasn’t really sure of either.
I suddenly remember who that lady was.
The name’s Ayu, Ayu something. Then i recalled it was Ayu Utami.
Ok, no wonder she sounds familiar.
So that’s it for now.

Standard
motivation, mountain running, running, sport, story, trail running, ultra running, ultra trail running

Indonesia, the worlds ultra trail running race event destination has just begun

Image

The road has finally been paved. Hopefully Indonesia could be the world’s ultra trail destination or at least Asean. No one can stop our intention to grow further from here on – Hendra wijaya

Standard