minivelo4

Populer di Jepang. Dan tak lama juga di beberapa negara seperti Amerika dan Eropa.minivelo3

Sepeda rasa ‘normal’ dengan wheelset kecil.

Ideal untuk gowes dalam kota.

Jarak roda yang sama dengan sepeda normal tetapi dengan panjang keseluruhan yang dengan sendirinya lebih pendek.

Continue reading

design

Folding Mini Velo.

Gallery
berbagi, biking, cycling, fit

BERSEPEDA

SpedagiBodypackDago

Bersepeda,  dibanding dengan sepedanya, selalu menjadi ide yang lebih menarik bagi saya.

Peduli bumi, berhemat, menyenangkan, olahraga, membawa kita kemanapun mau dan bahagia sekaligus😊.

Bersepeda, juga bisa seperti apa dan bagaimana kita inginkan.

Murah, sedang atau mahal sekalipun.

Mulai dari perolehan sepeda bekas ratusan ribu sampai puluh bahkan ratus juta.

Bersepeda, terutama di usia senja seperti saya, sudah sebaiknya jika tak dikatakan harus 🙂 .

Barangkali judulnya akan lebih pas, ‘Bersepeda Dan Usia Senja” 🙂

Continue reading

Standard
cycling, design, review

Banda Neira, Sepeda Elektrik Nan Cantik

Tampil imut beroda kecil 20 inch, sepintas mirip sepeda lipat, adalah review berikut dari LOGR model  Banda Neira.

Geometri sepeda dewasa dengan roda lebih kecil. Tentunya menyebabkan seat stays dan head tube lebih panjang dari biasanya. Unik.
Bertenaga battery 250 watt/ 36 Volt yang menggerakkan dinamo hub depan sudah lebih dari cukup untuk gowes hari- hari. Tak hanya dijalan- jalan datar,sedikit tanjakanpun tak mesti khawatir.

Sama seperti LOGR Java, penggeraknya adalah hub depan.
Battery yang lebih kecil memberikan banyak pilihan penempatan battery. Ditas/ kantong depan atau belakang.
Jadi tak perlu rak lagi.

Kelengkapannya adalah:

  • motor pada hub depan,
  • battery  berikut controller dan lubang charger di tas/ kantong,
  • On/off, +/- naik turunkan torsi di handle bar kiri, , display ditengah dan gas di handle bar kanan. Akses yang mudah.
  • Kabel penghubung battery ke dinamo cukup panjang jika ingin battery disimpan ditas/ kantong belakang.
  • Rak depan lebar dan unik.
  • Gear internal matic menggantikan cassette. jadi tak ada gear shifter. Baik depan maupun belakang. Sangat praktis.

Handling, standar roda kecil. Hanya saat bergerak perlahan agak berat dengan battery di tas/ kantong depan. Selanjutnya biasa- biasa saja.
Trek Dago turun ke jalan Sumatera dan tanjakan mulai Cipaganti, Setiabudi, sampai Gegerkalong cukup ringan dan nyaman- nyaman saja tanpa bantuan elektriknya( Lupa di charges sebelumnya 🙂   )

Update:
Sore hari tadi, jumat, 16 des, setelah charges penuh malam sebelumnya, setelah juga putar- putar dikota, Cipaganti dan Setiabudi yang menanjak rupanya bukan kesulitan sama sekali bagi Sang Banda Neira. Hampir sampai 27km/ jam tanpa bantuan gowes sama sekali, dengan torsi di posisi 3. Wuzz wuzz wuzz 

Masih bersambung dengan detil lainnya lagi. Salam 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Standard