bacaan, review, tulisan

Hotel Malaka Bandung

malakavalkenet

Hak gambar ada pada Sudarsono

 

Jalan Malabar, Halimun, Wayang dan sekitarnya adalah area bermain saya. Bandung tempo akhir 60an.

Cuaca pagi yang masih berembun. Dan pullover pun selalunya menjadi kelengkapan setiap pagi harinya.

Siapa sangka hampir 50 tahun kemudian saya berkesempatan masuk eh bahkan menginap dibangunan yang dahulunya adalah  fabrik roti dan kue Valkenet.  Salah- satu fabrik roti dan kue di kota Bandung, selain Merbaboe, Maison Bogerijen, Maison Vogelpoel, Lux Vincet, dan lain- lain. Didirikan oleh orang Belanda.  Ada juga yang didirikan oleh orang-orang Tionghoa seperti Jap Tek Ho, Khoe Pek Goan, Tan Kim Liang, dan lain- lain.

 

Bangunan fabrik roti dan kue yang dahulunya punya kisah,”Siapapun yang melewatinya dan bisa mencium wangi roti/ kuenya boleh mendapatkannya cuma- cuma”, kini adalah Hotel Malaka.
Bangunan minimalis, di desain oleh arsitek senior kenamaan Tan Tjiang Ay.

Continue reading

Standard
cycling, design, review

Banda Neira, Sepeda Elektrik Nan Cantik


Tampil imut beroda kecil 20 inch, sepintas mirip sepeda lipat, adalah review berikut dari LOGR model  Banda Neira.

Geometri sepeda dewasa dengan roda lebih kecil. Tentunya menyebabkan seat stays dan head tube lebih panjang dari biasanya. Unik.
Bertenaga battery 250 watt/ 36 Volt yang menggerakkan dinamo hub depan sudah lebih dari cukup untuk gowes hari- hari. Tak hanya dijalan- jalan datar,sedikit tanjakanpun tak mesti khawatir.

Sama seperti LOGR Java, penggeraknya adalah hub depan.
Battery yang lebih kecil memberikan banyak pilihan penempatan battery. Ditas/ kantong depan atau belakang.
Jadi tak perlu rak lagi.

Kelengkapannya adalah:

  • motor pada hub depan,
  • battery  berikut controller dan lubang charger di tas/ kantong,
  • On/off, +/- naik turunkan torsi di handle bar kiri, , display ditengah dan gas di handle bar kanan. Akses yang mudah.
  • Kabel penghubung battery ke dinamo cukup panjang jika ingin battery disimpan ditas/ kantong belakang.
  • Rak depan lebar dan unik.
  • Gear internal matic menggantikan cassette. jadi tak ada gear shifter. Baik depan maupun belakang. Sangat praktis.

Handling, standar roda kecil. Hanya saat bergerak perlahan agak berat dengan battery di tas/ kantong depan. Selanjutnya biasa- biasa saja.
Trek Dago turun ke jalan Sumatera dan tanjakan mulai Cipaganti, Setiabudi, sampai Gegerkalong cukup ringan dan nyaman- nyaman saja tanpa bantuan elektriknya( Lupa di charges sebelumnya 🙂   )

Update:
Sore hari tadi, jumat, 16 des, setelah charges penuh malam sebelumnya, setelah juga putar- putar dikota, Cipaganti dan Setiabudi yang menanjak rupanya bukan kesulitan sama sekali bagi Sang Banda Neira. Hampir sampai 27km/ jam tanpa bantuan gowes sama sekali, dengan torsi di posisi 3. Wuzz wuzz wuzz 

Masih bersambung dengan detil lainnya lagi. Salam 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Standard
adventure, design, review, sport, trail running

Garmin virb elite. Sport action camera

image

Ber-wifi dan ber- gps.
Betul, seperti yang kita duga, artinya disamping mempunyai viewfinder sendiri, juga dapat kita lihat dilayar device manapun yg ber-wifi.
Dan juga tak salah, ber-gps artinya mempunyai kemampuan bernavigasi layaknya device ber- gps.
Data seperti koordinat, ketinggian, kecepatan, jarak dan waktu sudah barang tentu ada.
Membawa virb elite tak ubahnya membawa sport action camera tahan air dan device gps sekaligus.
Bahkan bisa terkoneksi ke termometer eksternal, cadence( sensor penghitung putaran pedal pada sepeda), dan beberapa lagi lainnya.
Sebelum semakin wow dengan segabruk kebisaannya dan kelengkapannya, saya mulai dengan spek sebagai berikut:
– micro memorycard sampai 64 Gb. Terbaik mulai dengan class 10 keatas.
– battery lithium- ion berkapasitas 2000 mAH untuk penggunaan sampai 3 jam. Didukung dengan kemungkinan menggunakan eksternal battery( powerbank).
– berlayar lcd sebagai viewfinder dan tampilan multi informasi.
– 16 MP foto. Dgn burstspeed 3 gambar 16 MP/detik, 5 gambar 12MP/detik dan 10 gambar 8MP/detik.
– HD 1080 video/30fps.
– Field of View ( Luasan bidang yg tercover oleh sensor film) yg bisa di set wide, zoom2 & zoom4.
– Flip orientation. Seting untuk membalik lensa saat vibr dipasang terbalik, misal agar layar menghadap kebawah.

Yuk kita mulai kupas.
Yang paling mengesankan adalah penggunaan tombol2 menu yang logis sekali. Jadi mirip dengan fenix, rasanya tanpa membaca buku petunjuk cepatnya sekalipun siapa saja bisa langsung menggunakannya.
Tombol geser besar disamping untuk rekam video. Beberapa tombol tekan disamping lainnya untuk Mode, Ok ( yg juga tombol shutter untuk foto), kedepan/keatas, kebelakang/kebawah dan power.

Menarik sekali, kita dapat mengambil gambar ( foto) saat rekaman video sedang berjalan.  Jadi saat merekam video, ya tinggal tekan2 saja tombol Oknya 🙂

 

 
Bersambung 🙂

Standard
photo shoot, story

I suddenly remember who that lady was

BilanganFuI really have to write this.
Yesterday on my flight to Malang, the plane’s air con didn’t function very well, which rarely happens.
I was sleepy cuse i was driving all the way from Bandung to Soekarno- Hatta Airport, so i tried hard to sleep.
I forgot for how long but Bang Nefo who was on the left side of the line, chatting with a passenger from the right side of the row.
I remember this guy was wearing a hat, but i forgot what type of hat it was.
They were chatting about running and i was pretty excited because running’s always been a topic of interest for me.
I was still sleepy as i looked at their way, a lady on the guy’s left joined the conversation. That’s pretty cool, i thought to myself.
Before long i also joined the conversation.
After only a few sentences the plane landed.
They said goodbye first, cause they had to get off the plane first.
When i walked out, i can still spot them and i thought they were about to take pictures of the plane.
Turns out they asked to take pictures with us. Say no more, i was happy to do it, considering i was never a camera shy kinda person.
And so we did, turns out the guy in the hat wanted to take our pic all along. he used Leica, M5 i think. Meaning he’s either a rich amateur or really is a professional photographer.
And then we took another photo together. The one above was taken with my cellphone. We still need to wait for the luggages, while they went immediately.
As we waited, Bang Nefo casually mentioned that the lady was a writer, or  novelist, or something he wasn’t really sure of either.
I suddenly remember who that lady was.
The name’s Ayu, Ayu something. Then i recalled it was Ayu Utami.
Ok, no wonder she sounds familiar.
So that’s it for now.

Standard